Teknologi INDONESIA “Bangkit” atau “Terpuruk”

Posted: February 21, 2009 in Teknologi

28353_hpjpgINDUSTRI BERBASIS SMK HARGA MATI BAGI HOME INDUSTRI INDONESIA


Perkembangan Industri Negera China sungguh amat mencengangkan sampai-sampai membuat bulukuduk sang negara super power Amerika merinding. Amerika berupaya untuk mengembargo, namun ternyata embargo nya tidak efektif, Industri China tetap berjalan tak berkeming. China merupakan raksasa industri dunia saat ini.More

10 th yang lalu ternyata China lebih terpuruk dibanding kondisi di Indonesia pada tahun 90an. Namun kondisi sekarang jauh lebih baik, dibanding Indonesia. Cukup jauh. Apa gerangan yang menyebabkannya? Bila dipelajari, salah satu kebijakan pemerintahan China yang mendukung perkembangan industri di China adalah adanya pengembangan Vocational School yang disupport oleh pemerintahan untuk menjadi cikal bakal industri-industri rumahan. Vocational School dberikani support penuh oleh Pemerintah China agar berkembang menjadi sebuah pabrik/industri. Industri-industri yang ada diminta berpartner dengan Vocational School Industri. SDM nya terdiri dari siswa2 yang dilatih dengan real praktek (learning by doing) dan dengan tingkat kedisiplinan yang tinggi. Sehingga berjalan dengan waktu, China yang semula mempunya produk2 yang dikenal dengan kualitasnya yang kurang baik (ini dikarenakan merupakan hasil produksi yang baru mulai/tahap belajar) namun kemudian beriring dengan waktu adanya improvement yang berkelanjutan, akhirnya China dapat membuat produk dengan kualitas nomor 1. Sekarang China menjadi tempat produksi segala jenis manufaktur/industri produk dari sebagian besar merk terkenal di dunia, apakah itu produk jepang, jerman, amerika dll dari mulai otomotif (motor, mobil), it (laptop, pc, dll), dll semua dibuat oleh di china yang notabene merupakan hasil dari pengembangan vocational school industri yang didukung pemerintah dan industrinya.

Berjalan dengan waktu alumni2 vocational school industri bertebaran lepas dari Vocational School Industri. Pemerintah china memberikan barang modal berupa mesin perkakas dan atau lainnya untuk melakukan produksi sparepart/komponen suatu produk yang kemudian dapat diintegrasikan di Vocational School Industri untuk kemudian dipasarkan. Beberapa alumni berkonsorsium untuk bekerjasama membuat spare part komponen suatu produk dan ada diantaranya yang berperilaku sebagai integrator seperti Vocational School Industri.

Dan jadilah china seperti sekarang ini. komputer Toshiba, HP, Acer, dll di manufaktur disana.

Indonesia punya SMK yang mempunyai resources yang cukup menjanjikan ( http://www.facebook.com/profile.php?id=732559807&v=app_2347471856&viewas=732559807#/note.php?note_id=45069806847 ).

Home Industry/Industri rumahan di Indonesia belum bisa diciptakan jikalau:

1 Belum banyak sdm yang kompeten dalam real praktek industri
2 Belum banyak sdm yang punya barang modal untuk melakukan industri
3 Belum ada sistem yang memfasilitasi terjadinya siklus produksi
4 Belum ada pasar yang definitif untuk produk industri tersebut
5 Belum ada inovasi penciptaan cost Efisiensi pada proses produksi untuk menekan harga

Mari kita Copy Paste pengalaman China ke Indonesia, Keliatannya Kita akan berhasi.l

SMK salah satu Sekolah Lanjutan Tingkat atas sama dengan Vocational School di China. Direktorat Pembinaan SMK – Depdiknas mempunyai kebijakan mengembangkan SMK menjadi Industri/Pabrik dengan program Industri berbasis SMK (bahasa Lainnya:Teaching Factory di SMK).

Dengan SMK menjadi Industri (SMK Industry), SDM yang diluluskan akan kompeten, tentu ada harga bagi sebuah pembelajaran dimana pada tahap2 awal (pada 1sd2 tahun pertama) masih diperlukan proses awal pembelajaran sehingga produk2nya belum berkualitas prima, akan tetapi layanan terhadap customer tetap diberikan kenyamanan terhadap jaminan produk, karena ada full jaminan dari Industri SMK garansi ~100%, kenapa? karena setiap keluhan yang ditemui oleh customer itu layaknya “EMAS PENGETAHUAN” bagi SMK Industry untuk memperbaiki kelemahan dari produknya, karena hal tersebut baik SMK Industry layaknya sebuah penelitian yang dilakukan oleh customer untuk perbaikan produk SMK Industry.

Siswa SMK yang selesai berprilaku sebagai industriawan di SMK Industry akan dilepas kerumahnya masing2 dengan dibekali barang modal berupa mesin perkakas dan atau dalam bentuk lainnya, untuk melakukan produksi komponen tertentu sesuai dengan kompetensi dan pengalamannya, dimana hasilnya dapat direct dijual ke SMK Industry untuk kemudian di integrasikan menjadi wujud final suatu produk. Beberapa alumni bisa membentuk konsorsium tersendiri untuk membentuk pola integrasinya sendiri.

Seperti disampaikan dalam note Teaching Industry SMK ( http://www.facebook.com/profile.php?id=732559807&v=app_2347471856&viewas=732559807#/note.php?note_id=45069806847 ) bahwa SMK di Indonesia akan menjadi sekolah tingkat atas dengan proporsi jumlah mencapai 70% dibanding sekolah menengah tingkat atas lainnya. Hal ini berarti adanya suatu potensi populasi yang cukup besar. Di sisi yang lain Konsep Pendidikan di SMK adalah Pendidikan yang berbasiskan pada keseimbangan pendidikan antara praktek dan teori, artinya selain kita harus menciptakan alumni SMK yang siap kerja, cerdas dan kompetitif, disitu timbul potensi pasar yang cukup besar untuk pemenuhan peralatan dan sarana prasarana pembelajaran bagi SMK. Ini merupakan captive market yang cukup potensial.

Sebesar-besarnya anggaran yang ada tentu tidak dapat memenuhi semua perkembangan kebutuhan sarana prasarana SMK yang mengikuti pertumbuhan jumlah siswa SMKnya. untuk mempercepat penetrasi pemerataan ke setiap SMK yang muncul, perlu inovasi bagaimana dapat menciptakan sarana prasaran yang murah. Alliansi antara dunia industri dan dunia SMK menjadi salah satu jawaban, dimana terdapat sharing resources untuk beberapa keperluan yang selama ini berjalan masing2. Sehingga ada efisiensi biaya produksi dan pemasaran yang “cukup sangat signifikan sekali”.

Oleh karenanya Dit. PSMK membuka kran kerjasama “selebar-lebarnya, sepanjang-panjangnya, seluas-luasnya, setinggi-tingginya” kepada semua institusi terkait, Dunia Usaha dan Dunia Industri untuk bersama-sama menciptakan perekonomian indonesia yang lebih baik, demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat indonesia melalui Pengembangan Industri berbasis SMK.

Terimakasih

email: herdiy@yahoo.com
sms: 08157146943
ym id: herdiy
fb id: herdiy

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s